Pengenalan Transistor

Pada bahasan yang lalu yaitu pada pembahasan tentang pengenalan dioda telah di ketahui bahwa, jika :

  1. Bahan Silikon yang tadi nya netral di “kotori/dopping” dengan bahan alumunium, maka sifatnya berubah, menjadi silikon yang kekurangan elektron atau bersifat Positip (P).
  2. Bahan Silikon yang di-kotori dengan bahan Phospor maka sifat silikon menjadi kelebihan elektron atau bersifat Negatif (N).

Jika bahan tersebut disusun dan saling “dipertemukan” seperti gambar 1a atau gambar 1b, maka akan jadi komponen yang namanya transistor.


Gambar 1a. menjadi komponen Transistor NPN dan yang gambar 1b akan menjadi transistor PNP.

Nama lengkapnya adalah “transistor pertemuan = junction transistor”.

Tetapi kalau disusun dengan ukuran sama besar tidak akan jadi transistor tetapi hanya jadi 2 dioda yang saling terhubung seperti gambar di bawah ini.

Agar menjadi fungsi Transistor maka :

  1. Basis (B) dibuat sangat tipis
  2. Colektor (C) di buat lebih besar dari Emitor (E) nya

Lalu dihubungkan keluar dengan kawat sehingga menjadi kaki-kaki transistor, dan dikemas dalam berbagai bentuk.

Contoh nya seperti gambar 2.


(berlanjut …)

 
Sumber : Elektronika Dasar by Bpk. Sarono

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: