Pencatu Daya Terbelah (Split Power Supply)

Jika kita merangkai trafo, diode, dan kapasitor, sebagai penyearah, maka sesungguhnya kita sudah merangkaian sebuah alat yang dinamakan sehari hari “adaptor”, bahasa tekniknya yaitu “pencatu daya = pemberi daya (power supply)”.

  • Trafo berfungsi sebagai penurun tegangan (stepdown transformator) sekaligus “penyekat” terhadap efek setrum.
  • Dioda sebagai pengubah tegangan bolah balik AC menjadi DC.
  • Kapasitor penyempurna tegangan DC, atau ada yang menyebut filter tegangan AC (walau cara kerjanya : mengisi dan membuang muatan lsitrik).

Tegangan yang keluar adalah plus dan minus saja, dimana “biasanya” minus dihubungkan ke “ground semu” yaitu body / kotaknya yang terbuat dari logam.

Ada rangkaian elektronik yang memerlukan tegangan Positip, Negatif dan Ground (GND). Contohnya rangkaian “OP AMP” atau “Power Amplifier” masa kini.

Seperti halnya kita menserikan 2 tegangan DC di mana titik tengahnya adalah titik relatif terhadap titik lainnya (seperti halnya juga CT pada trafo yang pakai CT). Pada gambar titik tengah adalah negatif terhadap yang atas, tetapi positip terhadap yang bawah (gambar 1)

Gambar 1. Prinsip Pencatu Daya Terbelah

Kita bisa membuat pencatu daya tesebut dengan menggunakan trafo CT tetapi juga menggunakan 4 dioda dirangkai bridge seperti pada gambar 2.

Gambar 2. Split Power Supply menggunakan trafo CT dan Dioda Bridge

Pencatu daya ini di lapangan biasa disebut juga dengan nama Power Supply Simetris.

Sumber : Elektronika Dasar by Bpk. Sarono

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: