Menyempurnakan Tegangan DC dari Hasil Penyearahan

Pada bahasan lalu kita sudah mengetahui bahwa dengan 1 dioda dapat digunakan untuk mengubah tegangan AC menjadi DC, tetapi tegangan DC nya belum sempurna.

Dengan 4 dioda yang di rangkaian jembatan, didapat tegangan DC yang lebih sempurna, tetapi juga belum maksimal, karena tegangan DC nya naik turun terus.

Bagaimana jika jika di tambahkan Kapacitor paralel dengan beban

Dengan memparalel R beban dengan Kapasitor maka kesempurnaan akan lebih di dapatkan, cara kerja nya adalah sbb. :

Penyearah setengah gelombang:

    1. Saat titik A positip dan D negatif, maka arus mengalir dari A lewat dioda, ke titik C, saat ke titik C ini arus sekaligus melakukan pengisian Kapacitor hingga penuh. Sambil lewat arus nya ke R beban ke titik B dan akhir nya ke titik D. (Arah arus berwarna Biru).
    2. Saat tegangan berbalik arah, tidak ada arus mengalir, tegangan pada beban tidak ada (dari trafo), TETAPI pada saat ini kondensator masih menyimpan muatan, dan berfungsi sebagai battery sementara, dan membuang muatan nya ke R beban, dari titik positip nya capacitor ke negatif nya kapacitor. Kapacitor membuang muatan hingga muatannya habis. (arah arus berwarna merah)
    3. Belum habis muatan kapacitor tegangan sudah berbalik arah lagi A positip dan B negatif, dan kapacitor di isi lagi, dan seterus nya berulang terus menerus.

Berapa nilai Kapasitor agar tidak cepat habis?

Ada hitungannya tetapi secara prinsip saja: Semakin Besar Nilai uF nya makin baik tegangan DC yang di hasilkannya.

Bentuk tegangannya sudah mendekati DC sempurna tetapi karena kemampuan Cap mengisi waktu kosong nya tegangan AC dipengaruhi oleh nilau uF dan nilai R beban nya, makin kecil nilai R beban, tugas Cap untuk mengisi kosong tegangan AC makin berat.

Kalau digambarkan dengan grafik atau diukur dengan osiloskop akan didapat tegangan DC hampir sempurna tetapi masih terdapat “kerut-kerut tegangan” atau bahas inggeris nya “RIPPLES” seperti tampak pada gambar.

Pada gambar bentuk gelombang: gambar yang atas adalah bentuk gelombang dari titik A dan D (dari Trafo) sedang gambar yang bawah adalah bentuk gelombang dari titik B dan C (pada R beban)

Bentuk gelombang Penyearah setengah gelombang menggunakan Kapasitor dan R beban

Sumber : Elektronika Dasar by Bpk. Sarono

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: