Membaca Grafik Tegangan

Pada gambar di bawah di gambar kan bentuk gelombang (bentuk tegangan) hasil penyearahan :

  1. Penyearahan Setengah Gelombang (Half wave Rectifying)
  2. Penyearahan Gelombang Penuh (Full Wave Rectfying)

Bentuk tegangan tersebut keluar dan akan tampak pada R beban nya rangkaian. Dimana tegangan sumber nya berasal dari sekunder transformator berupa tegangan AC bentuk sinus, sebesar : 12 Volt (efektif) terukur dengan AVO meter (AC volt meter).

Tetapi jika di ukur dengan osiloskop akan tampak sebagai tegangan AC dengan harga puncak = 1,414 x 12 = 16 Volt.

Tegangan sebesar ini keluar dari trafo naik – turun, berbalik arah, kemudian naik – turun lagi, berbalik arah lagi, dan seterusnya.

Pada Output akan tampak bentuk tegangan seperti di bawah …. bagaimana membaca nya ??

Cara membaca nya sbb. :

  1. Half Wave Rectifying : Ada tegangan pada beban, dari nol-naik-menuju 15,2 V-Turun menuju nol-hilang (nol) “beberapa saat” – ada lagi tegangannya dan naik menuju 15,2 V – Turun lagi menuju nol – hilang (nol), dan seterusnya.
  2. Tegangan sempat hilang (nol) pada saat saat tertentu, dan harganya juga tidak tetap, tetapi ARAH nya tidak pernah berbalik. Ini sudah merupakan tegangan DC walau bukan DC yang sempurna.
  3. Tegangan DC yang sempurna adalah : Tegangan yang BESAR nya tetap dan ARAH nya tetap.
  4. Sedangkan pada hasil penyearahan setengah gelombang, ARAH nya tetap tetapi besar nya berubah ubah bahkan “sempat” mengalami kekosongan tegangan, tegangan DC seperti ini jauh dari sempurna.
  5. Full Wave Rectifying : Ada tegangan pada beban, dari nol – naik menuju 14,4 Volt – turun menuju nol – Naik lagi menuju 14,4 V – Turun lagi menuju nol, dan seterusnya.

Pada Full Wave Rectifying tegangan memang naik turun tetapi tidak ada “tegangan kosong” karena itu kualitas DC nya jauh lebih baik dari penyearah setengah gelombang.

Timbul pertanyaan dengan tegangan masuk 16 Vp keluar hanya 15,2 Vp atau 14,4 Vp, larinya kemana tegangan tersebut ??

Tegangan ini terbagi pada dioda. Pada penyearah setengah gelombang tegangan itu terbagi pada 1 buah dioda, sedangkan pada penyearah gelombang penuh tegangan ini terbagi pada 2 dioda sehingga “terpotong” 0,8 volt pada penyearah setengah gelombang atau 1,6 V pada penyearah gelombang penuh.

Nilai yang terpotong 0,8 atau 1,6 ini nilai nya kecil dan dalam praktek bisa di abaikan. (jangan pelit pelit …hehehe).

Itupun dengan anggapan hilang nya 0,8 per dioda, dalam praktek hilang nya paling hanya 0,5 – 0,6 per dioda.

 

Sumber : Elektronika Dasar by Bpk. Sarono

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: