Teori Elektron

Membahas tentang elektronika, mau tidak mau membahas apa itu arus listrik, membahas arus listrik mau tidak mau membahas apa itu elektron.

Kalau sebuah benda apapun itu kita belah belah, sehingga menjadi sangat kecil, maka bagian yang kecil itu kita sebut molekul …. molekul masih mempunyai sifat asli nya benda asal… tetapi kalau di belah lagi akan menjadi atom atom … kalau atom itu di “perbesar” lagi terdiri dari 2 bagian penting yaitu :

  1. satu buah inti 
  2. satu atau lebih elektron 

Elektron itulah nanti nya yang menjadi dasar mengalirnya arus listrik.

Inti bermuatan positip dan Elektron bermuatan Negatif. Atom yang paling sederhana adalah adalah atom dari “benda” yang nama nya Hidrogen. yaitu terdiri atas 1 inti dan 1elektron saja.

Elektron berputar mengitari inti dan terikat kuat, tetapi ada saat nya bisa “lepas” .

Atom alumunium terdiri atas 13 elektron seperti pada gambar berikut …

Pada atom alumunium terdiri atas 13 elektron yang terbagi atas 3 orbit, orbit pertama ada 2 elektron, pada orbit ke dua ada 8 elektron, dan pada sisi terluar ada 3 elektron. Makin terluar elektron akan makin mudah “terlepas” dari intinya … elektron yang terlepas dari inti nya kita sebut elektron bebas…

Elektron kita anggap bermuatan negatif, sedang kan inti nya kita anggap bermuatan positip. Jika sebuah atom terlepas 1 satu saja elektron nya kita sebut atom tersebut kekurangan elektron (walau 1 atom hanya kehilangan 1 elektron), dan pada atom tersebut seolah olah ada lobang “hole” , karena tempat elektron itu kehilangan elektron nya.

Jika sebuah atom entah bagaimana cara nya mendapat “tambahan” 1 saja elektron maka kita sebut atom tersebut kelebihan elektron. Maka kita katakan bahwa atom tersebut bermuatan negatif.

Ada “keyakinan” atau kaidah bahwa muatan sejenis tolak menolak, muatan tidak sejenis tarik menarik … pemahaman ini juga kelak akan berguna jika kita ingin memahami kerja nya tabung vakum (dahulu sebelum lahirnya transistor).

Prinsip : mempelajari teori elektron pada pelajaran yang sangat dasar, sangat berguna untuk memahami

  1. “apa sih sih arus listrik itu ?” dan 
  2. “dari mana sih arus listrik itu datang nya” ? 
  3. “mengalirnya dari arah mana kemana ?” 

Walau sebenar nya tidak bisa sepenuh nya fikiran kita memahami yang sesungguh nya terjadi di dalam nya, karena “nggak kelihatan”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: