Sumber Arus

Arus listrik di keluarkan oleh sumber arus. Salah satu jenis sumber arus adalah sebuah elemen dalam bahasa sehari hari disebut battery, bisa juga berupa accu, adaptor, trafo (transformer), bahkan mikrofon pun merupakan sumber arus (yang sangat kecil), termasuk antena pun merupakan sumber arus yang sangat kecil (nanti akan kita bahas lebih dalam).

Elemen mempunyai 2 ujung (2 kutub) yaitu kutub positip dan negatif. Kita sepakati sebelum nya bahwa arus listrik (arus lubang/hole) mengalir dari positip ke negatif.
Pada contoh sebelumnya kita menggambarkan arus listrik dengan menghubungkan sebuah battery atau accu dengan seutas kawat, untuk menghentikan arus listrik atau meneruskan arus listrik kita akan menggunakan sakelar (switch) yang akan memutus atau menyambungkan kawat tersebut.

Pada contoh itu juga di gambarkan battery yang dihubungkan “hanya” dengan seutas kawat. Dalam praktek hal ini TIDAK BOLEH di lakukan karena arus menjadi sangat besar dan bisa merusakkan sumber arus, karena nya mesti ada yang menghambat. Komponen yang digunakan untuk menghambat (boleh mengalir tapi besarnya bisa di kontrol) disebut dengan penghambat arus listrik atau dalam bahasa inggeris disebut RESISTOR.

Menghubungkan sumber arus secara langsung tidak di bolehkan karena akan mengakibatkan arus yang sangat besar peristiwa ini disebut dengan hubung singkat/short/konsleting listrik.


Sumber : Elektronika Dasar by Bpk. Sarono

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: