Sifat Kapasitor Saat Diberi Tegangan

Pada bahasan yang lalu kita sudah mengenal fisiknya kapacitor, yaitu berupa 2 buah plat yang di pisahkan oleh isolator, dimana fungsi nya untuk menyimpan muatan listrik, yang di nyatakan dalam satuan Farad atau satuan yang lebih kecil (misalkan mikro farad = uF).

Sekarang kita akan mendalami sifat nya yaitu mengimpan muatan listrik :

  1. Pada gambar a, kita hubungkan sebuah capacitor 1.000 uF/16V dengan sebuah accu 12 Volt dengan kutub yang benar, maka SEKETIKA kapacitor akan terisi penuh muatan listrik.
  2. Kalau kita lepas seperti gambar b, maka muatan itu secara teori akan tetap ada, SELAMA nya sampai kita membuang muatannya.
  3. Kalau muatan nya kita “buang” melalui sebuah lampu (boleh di anggap sebuah resistor). Maka mengalir arus dari plus ke minus, seiring dengan itu lampu menyala, muatannya berangsur habis di iringi dengan lampu mulai redup dan tegangan turun hingga habis (lampu mati dan tegangan menjadi nol).

Percobaan di atas boleh kita lakukan berulang kali, dan pada langkah 3 akan dapat di pasangkan volt meter yang akan terlihat menurun tegangannya.

Muatan (di tandai dengan tegangan yang turun), tidak habis seketika tetapi melalui beberapa detik, tergantung pada muatan listrik dan nilai R bebannya (dalam hal ini berupa lampu).

Kalau di gambarkan dengan grafik, maka penurunan tegangan pada gambar 3 seiring waktu, berlangsung secara “eksponensial”.

Dari sini kita menarik kesimpulan : condensator dapat digunakan untuk menyimpan muatan listrik.


Sumber Elektronika Dasar by Bpk. Sarono

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: