Resistor Seri dan Pembagi Tegangan

Resistor jika 1 buah langsung di hubungkan ke sumber tegangan maka cukup kita menghitung dengan rumus hukum ohm.
Dalam rangkaian elektronika akan sering kita temukan resistor disusun atau di rangkai secara seri baik 2 buah resistor atau lebih seperti pada gambar.

 Jika sebuah resistor di rangkaian seri dan di beri tegangan, maka beberapa prinsip rangkaian seri sebagai berikut :
  1. Nilai hambatan adalah penjumlahan dari semua nilai resistor yang ada.
  2. Nilai total di tentukan “terutama” oleh hambatan terbesar.
  3. Jika di beri tegangan maka arus di setiap titik sama besar, dengan kuat arus sebesar I = V / RT dengan (RT = R total)
  4. Terjadi Pembagian Tegangan (Voltage Divider), yang total tegangannya sebesar tegangan sumber.
  5. Tegangan terbesar terdapat pada R yang terbesar.
  6. Besar nya tegangan masing – masing sebesar kuat arus di kalikan nilai R yang bersangkutan.

Contoh :

1. Resistor sebanyak 2 buah di serikan, dengan nilai yang sama yaitu R1 = 1K ohm, R2 = 1 K ohm, di beri tegangan sebesar 6 Volt, maka :

a. Nilai RT = R1 + R2 = 1K + 1K = 2 K Ohm
b. Kuat Arus yang mengalir sama disetiap titik sebesar
I = V / RT
= 6 / 2.000 = 0,003 A = 3 mA
c. Terjadi pembagian tegangan pada R1 dan R2 sebesar :
VR1 = I x R1 = 0,003 A x 1.000 ohm = 3 Volt
VR2 = I x R2 = 0,003 A x 1.000 ohm = 3 Volt
d. Kalau dijumlahkan tegangan di R1 + tegangan di R2 :
    Vcc = VR1 + VR2 = 3 + 3 = 6 Volt

(selanjutnya kita biasakan menyebut tegangan sumber dengan Vcc).

2. Resistor sebanyak 2 buah di seri kan, dengan nilai R1 = 2K, dan R2 = 4K, dengan tegangan sumber sebesar 6 Volt, maka :

a. Nilai hambatan total (RT) = R1 + R2 = 2K + 4K = 6 K ohmb. Kuat Arus yang mengalir = I = V/ RT = 6 / 6 K = 0,001 A = 1 mA    (arus mengalir sama besar disetiap titik)c. Terjadi pembagian sebesar :    VR1 = I x R1 = 0,001 x 2.000 = 2 Volt    VR2 = I x R2 = 0,001 x 4.000 = 4 Volt    (dibuktikan bahwa Vcc = VR1 + VR2 = 2 + 4 = 6 Volt )d. Dibuktikan bahwa tegangan terbesar terdapat pada R yang terbesar (VR2 lebih besar dari VR1).

3. Resistor sebanyak 2 buah di seri kan, dengan R1 = 500 Ohm, R2 = 10 ohm, di berikan tegangan sumber 6 volt, maka :

a. Nilai hambatan total = RT = R1 + R2 = 500 + 10 = 510 ohmb. Kuat arus yang mengalir di setiap titik di rangkaian = I = 6 / 510 =0,011764 Ac. terjadi pembagian tegangan =    VR1 = I x R1 = 0,011764 x 500 = 5,882 Volt    VR2 = I x R2 = 0,011764 x 10 = 1,1764 Volt    (kalau di total VR1 + VR2 = 5,88 + 0,11764 = 6 Volt)

Pada contoh 3 dapat di tarik kesimpulan :

1. Nilai hambatan total di tentukan oleh R yang terbesar
2. Kuat arus sama disetiap titik
3. Terjadi pembagian tegangan
4. tegangan terbesar terdapat pada R yang terbesar

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: