Hambatan Listrik (bagian 1)

Pada bahasan sebelumnya sudah di tegaskan bahwa menghubungkan langsung positip dan negatip battery tidak boleh di lakukan, karena jumlah elektron yang mengalir menjadi sangat besar dan selama mengalir antara elektron saling berbenturan dan menimbulkan panas yang besar.

TETAPI

1) Jika jalan yang di lalui panjang (kawat nya panjang), maka kawat itu akan menjadi perlawanan listrik, makin panjang kawat maka perlawanan terhadap arus listrik juga semakin besar.

2) Atau kalau jalan nya arus di kawat juga di kecilkan (tebal kawat) nya di tipiskan juga akan menghasilkan Hambatan bagi arus semakin besar (Hambatan listrik membesar).

Dengan demikian kita bisa menghambat arus listrik itu dengan membuat kawat yang panjang dan mengatur tipis nya (luas penampang) kawat.

Ada faktor ke 3 yaitu jenis kawat.

Jenis kawat tertentu lebih mudah melewatkan arus, sementara kawat yang lain lebih sulit melewatkan arus.

Dalam teori elektron dapat di jelas kan : kawat tertentu daya ikat terhadap elektron terluar ada yang lemah ada yang lebih kuat.

Faktor ke 3 ini dinamakan DAYA HANTAR LISTRIK … Daya hantar listrik disebut dengan “rho” dan setiap logam tidak sama, nantis aya berikan tabel nya …

Jadi, besar hambatan sebuah kawat tergantung pada :

  1. Jenis kawat (mempunyai nilai hambatan jenis / rho)
  2. Panjang kawat, makin panjang hambatan nya makin besar (satuan meter)
  3. Luas penampang (luas bukan diameter !!) satuannya mm persegi

Jika kita akan membuat penghambat arus listrik dari kawat kita bisa menggunakan rumus :

  • R = rho x panjang kawat / luas penampang 
  • R = hambatan yang terjadi dari kawat 
  • rho = daya hantar listrik

panjanjang kawat …. dalam satuan meter

luas penampang … dalam satuan mm2 (saya tegaskan ini luas penampang bukan diameter atau jari jari / jika penampang kawat berbentuk lingkaran)

Contoh :

1 ) Sebuah kawat tembaga diameter 0,1 mm, panjang 20 meter, berapa kah hambatan DC nya ?? rho nya tembaga (lunak) = 0,0167

Jawab :

diameter = 0,1 mm maka jari jari nya= 0,05

maka luas penampang (rumus lingkaran)= phi x r kuadarat

luas penampang = 3,14 x (0,05 x 0,05) = 0,00785 mm persegi.

  • R = rho x panjang / luas
  • R = 0,0167 x 20 / 0,00785
  • R = 42,55 ohm.

2 ) Jika ingin menghasilkan hambatan yang cukup besar gunakan kawat terbuat dari nikelin, dimana rho nya = 0,42.

Jika kawat di atas adalah kawat nikelin maka

Jawab :

  • R = rho x panjang / luas
  • R = 0,42 x 20/ 0,00785
  • R = 1070 ohm = kira kira 1 K ohm

3) Jika ingin menghasilkan hambatan yang lebih besar lagi gunakan bahan karbon (tidak perlu berbentuk kawat). dimana rho nya antara 100 – 1.000. Itulah makanya ada resistor terbuat dari karbon.

Karena itu di pasaran terdapat resistor resistor yang sudah jadi dalam berbagai nilai dan watt nya. tentang watt akan kita bahas lebih lanjut nanti setelah masuk pelajaran tentang daya listrik.

Di pasaran banyak terdapat resistor yang terbuat dari karbon dan dari bahan lainnya. berikut saya lampirkan tabel daya hantar listrik (rho) saya sedang mencari data tentang berapa daya hantar (rho) : emas, perak dan platina.

Iklan

One response

  1. […] Penjelasan penyusul. Dipahami dulu rangkaiannya dengan baik dengan rumus pembagi tegangan dan hukum ohm. […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: