Cara Menggunakan AVOMETER Analog

Dalam Teknik Listrik atau Elektronika, kita mengenal 3 besaran utama, yaitu Kuat Arus (Ampere),

Tegangan (satuan nya Volt), Hambatan (Ohm). Dalam praktek :

  1. Alat untuk mengukur kuat arus di namakan Ampere Meter,
  2. Alat untuk mengukur tegangan di namakan Volt Meter.
  3. Alat untuk mengukur hambatan di namakan Ohm Meter.

Di pasaran di jual alat untuk masing masing besaran listrik tersebut, tetapi di pasaran juga di jual alat ukur yang dapat digunakan untuk mengukur ketiga besaran dengan menukar nukar / memutar mutar sakelar putar pada posisi yang tepat.


Karena bisa untuk mengukur ketigas besaran itu maka nya di namakan AVO meter.
AVO meter ada yang “Analog” pakai jarum pada alat tunjuk nya, ada yang “Digital” di mana besarannya di tunjukkan dengan angka angka …


Untuk teknisi saya menyarankan pakai AVO meter analog (bukan digital) memang masing masing ada kelebihan dan kekurangannya, tetapi untuk teknisi awal dan akan lebih “meresap” pelajaran nya jika menggunakan AVO meter analog.


AVO meter analog di pasaran juga ada yang murah ada yang mahal, tergantung pada kualitas, ketelitian dan fasilitas yang dimiliki masing masing.


Saya merekomendasikan yang “sedang” dengan kualitas, ketelitian dan fasilitas yang sedang juga …
Beberapa merek yang cukup di kenal adalah

  1. Kelas “mahal” antara lain : SANWA, HIOKI, FLUK, dll
  2. Kelas “menengah” antara lain : Krisbow (yang sebenarnya bekerja sama dengan merek Fluk), Heles Kualitas sedang.
  3. Kelas “murah” antara lain : sunwa, heles kualitas rendah, dan berbagai merek …

Di antara teknisi bisa berbeda pendapat atas pembagian “kelas” di atas, tetapi saya merekomendasikan merek Krisbow type KW06-299… tetapi secara umum untuk tingkat ketelitian sedang, cari yang ada tulisannya “20 K Ohm/Volt” … apa artinya kata kata ini nanti kita bahas saat membahas rangkaian resistor seri dan pembagian tegangan.
Bagian bagian AVO Meter :

  1. Lubang Probe Plus (merah) dan Lubang probe minus (hitam).
  2. Kabel ukur plus dan minus
  3. Sakelar Rotary
  4. Sekala Batas Ukur (Sekala ukur Ampere, Volt dan Ohm)
  5. Tombol Pengatur Nol Ohm.
  6. Jarum Tunjuk
  7. Papan Ukur
  8. Baut Zero Adjustment
  9. Lubang untuk pengukuran “OUTPUT”
  10. Di dalam AVO Meter : Battery AA (2 buah), Battery Kotak 9V, Sekering Cadangan, Berbagai komponen lainnya.

Saya menyarankan bagi yang belum punya untuk dapat membeli AVO meter karena materi materi pelajaran ini tidak akan berguna tanpa praktek.
Info saja : harga AVO meter kualitas sedang plus minus harga nya 160 rb…. (memang butuh modal …hehehe)

Nanti saya akan lengkapi gambar dan cara pemakaian … silahkan bagi yang belum punya menyiapkan AVO meter nya…

Sumber : Elektronika Dasar by Bpk. Sarono

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: