Aturan Pembagi Arus (Current Diveder Rule)

Ketika output dari suatu rangkaian tidak berbeban, pembagi arus dapat digunakan untuk menghasilkan aliran arus pada output cabang rangkaian (R2). Arus pada I1 dan I2 pada gambar berikut diasumsikan mengalir pada percabangan.

pembagi arus

Persamaan 2-9 ditulis dengan bantuan Hukum Kirchoff Arus. Tegangan rangkaian ditulis dengan persamaan 2-10 dengan bantuan hukum Ohm. Kombinasi dari persamaan 2-9 dan 2-10 menghasilkan persamaan 2-11.

pembagi arus equa

Persamaan 2-11 disusun menjadi persamaan 2-12

2-12

Total arus pada rangkaian dibagi ke dalam dua bagian, dan resistansi (R1) dibagi dengan jumlah total resistansi yang menentukan seberapa banyak arus mengalir melalui R2.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: