Lampu Darurat Dengan Transistor

Unit ini adalah lampu darurat, dinamakan demikian karena nyala lampu akan terjadi pada saat darurat yaitu tatkala lampu dari PLN yang secara tiba-tiba padam. Alat ini cocok sekali untuk daerah yang masih sering terjadi mati lampunya. Dan sebagai sakelarnya adalah transistor yang menghubungkan dengan sumber listrik dari baterai.

Rangkaian ini menggunakan sebuah transistor yaitu BC143 yang berfungsi sebagaisakelar, yang  akan menghubungkan lampu dengan sumber listrik dari baterai. Rangkaian ini nantinya dapat diletakkan di tempat yang strategis yang memerlukan penerangan darurat bila listrik tiba-tiba mati. Misalnya adalah di dekat kotak sekering sehingga bila sekering putus dapat dilakukan penggantian dengan cepat dan mudah.

Dapat juga digunakan sebuah transformator dengan tegangan sekunder yang sedikit lebih tinggi, asalkan R1 juga dinaikkan harganya agar membatasi arus yang melalui resistor ini tidak lebih dari 100 mA.

Komponen yang diperlukan:


  • R1 = 100K
  • R2 = 50 ohm/2W
  • R3 = 510 ohm
  • C1 = 470 mikroFarad/10 V
  • D1, D2 = IN4001
  • T1 = BC 143
  • Fuse 1A
  • L1, L2 =  3V/0.2A
  • Lampu indikator Neon
  • Trafo Primer 110/220 V Sekunder 4,5 Volt

Skema:


Lampu Darurat dengan Transistor

 sumber : Zamidra Zam “101 Rangkaian Lampu Elektronik”
Iklan

One response

  1. Bagaimana cara membuat itu rangkaian di eagle ???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: